
PSAJ 2026 DIMULAI, PERJUANGAN TERAKHIR KELAS XII MENUJU KELULUSAN
SMA Queen Al Falah kembali memasuki salah satu momen penting bagi seluruh siswa kelas XII. Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) Tahun 2026 menjadi tahap akhir yang harus dilalui para siswa sebelum menyelesaikan perjalanan mereka di bangku SMA. Dengan semangat dan persiapan terbaik, seluruh siswa kelas XII siap menghadapi rangkaian ujian sebagai langkah terakhir menuju kelulusan.
Pelaksanaan PSAJ 2026 terdiri dari ujian tulis yang dilaksanakan pada 24 dan 27 Februari 2026 serta dilanjutkan pada 7 Maret 2026. Berbeda dari ujian konvensional, pelaksanaan ujian tulis tahun ini menggunakan sistem Computer Based Test (CBT). Para siswa mengerjakan soal melalui website khusus yang dikembangkan oleh Tim IT SMA Queen Al Falah. Sistem ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan teknologi dalam mendukung pelaksanaan ujian agar lebih modern, praktis, dan terintegrasi.
Setelah menyelesaikan ujian tulis, perjuangan siswa kelas XII dilanjutkan dengan ujian praktik yang dilaksanakan pada 6–11 April 2026. Berbagai kegiatan praktik pun dilakukan sesuai dengan mata pelajaran masing-masing. Pada ujian praktik PAI, siswa menunjukkan kemampuan mereka dalam melaksanakan praktik sholat jenazah. Sementara itu, siswa pada ujian praktik Biologi melakukan pengamatan respirasi sebagai bagian dari pembuktian materi yang telah dipelajari selama proses pembelajaran.
Keseruan juga terlihat dalam berbagai ujian praktik lainnya. Pada mata pelajaran PJOK, para siswa mengikuti tes kebugaran untuk mengukur kemampuan fisik dan kondisi tubuh. Ujian praktik Geografi dilakukan melalui kegiatan pengamatan dan analisis peta, sedangkan pada Bahasa Inggris siswa menunjukkan kemampuan berbicara melalui penampilan speech atau pidato dalam Bahasa Inggris. Tidak kalah menarik, ujian praktik Seni Budaya dilaksanakan dalam bentuk drama kelas yang menampilkan kreativitas, kekompakan, dan kemampuan siswa dalam menghidupkan sebuah cerita di depan teman-temannya.
Antusiasme siswa terlihat selama pelaksanaan ujian praktik. Berbeda dengan ujian tulis yang membutuhkan konsentrasi dalam menjawab soal, ujian praktik memberikan pengalaman yang lebih aktif karena siswa dapat menunjukkan kemampuan mereka secara langsung. Salah satu siswa kelas XII, Khoirul Iqbal mengungkapkan bahwa ujian praktik menjadi salah satu bagian yang paling berkesan. “Kalau ujian tulis memang membuat kami harus benar-benar fokus, tapi ujian praktik lebih seru karena kami bisa langsung mempraktikkan apa yang sudah dipelajari. Apalagi beberapa praktik dilakukan bersama teman-teman, jadi terasa lebih kompak,” ujarnya.












