TIM SMA QUEEN AL FALAH JUARA 2 TINGKAT NASIONAL LKTI GEMATIKA UIN SURABAYA TAHUN 2024

Pada tahun 2024, tim dari SMA Queen Al Falah berhasil meraih prestasi gemilang dengan menjadi Juara 2 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) GEMATIKA yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Surabaya. Keberhasilan ini menunjukkan kualitas dan kemampuan luar biasa para siswa dalam mengembangkan ide-ide inovatif serta menyajikan solusi kreatif melalui tulisan ilmiah.

GEMATIKA UIN Surabaya: Ajang Prestasi dan Kreativitas

Lomba Karya Tulis Ilmiah GEMATIKA UIN Surabaya merupakan salah satu ajang bergengsi yang diikuti oleh berbagai sekolah dari seluruh Indonesia. Tujuan utama dari lomba ini adalah untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam menulis karya ilmiah dengan tema-tema yang relevan dan aplikatif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tahun 2024, GEMATIKA mengusung tema yang berfokus pada solusi inovatif untuk tantangan global, yang mendorong peserta untuk mengkaji isu-isu kontemporer dan memberikan jawaban cerdas melalui riset ilmiah. Melalui kompetisi ini, para peserta diharapkan dapat menunjukkan kemampuan analisis kritis serta kreativitas dalam memecahkan berbagai persoalan yang ada di masyarakat. Kegiatan ini terlaksana secara online melalui babak penyisihan dan final pada 31 Agustus 2024

Perjalanan Tim SMA Queen Al Falah

Tim SMA Queen Al Falah yang terdiri dari para siswa berkompeten yaitu Raihan Mauhub Wijaya, M. Iqbal Firmansyah dan M. Robitul Umam ini mengusung penelitian dengan judul

PENYIRAM OTOMATIS DENGAN SENSOR OPTICAL DUST BERBASIS ARDUINO SEBAGAI SOLUSI LINGKUNGAN BERDEBU

Abstrak

Perubahan iklim yang semakin ekstrim dapat mengakibatkan permasalahan lingkungan
berpotensi polusi debu. Selama musim kemarau, konsentrasi debu di udara sering meningkat
drastis. Jika dibiarkan masalah ini bisa mencapai level yang dapat berdampak serius pada
kesehatan masyarakat dan lingkungan. IQAir.com menyatakan saat ini kadar PM10 dan
PM2.5 mulai meningkat di berbagai daerah Indonesia. Kadar debu di udara yang telah
melebihi ambang batas aman dapat menyebabkan meningkatnya risiko gangguan
pernapasan dan menurunnya kualitas udara. Untuk mengatasinya, masyarakat sering
menggunkan cara manual seperti menyiram air pada tanah dengan bantuan selang. Namun
cara ini kurang efektif, mengingat perubahan kadar debu dapat berubah sewaktu waktu.
Solusi dari masalah tersebut yaitu pembuatan alat penyiram otomatis berbasis arduino.
Arduino adalah perangkat mikrokontroler yang open source dan dapat dikombinasikan
dengan berbagai komponen atau sensor. Sistem arduino memanfaatkan sensor optical dust
untuk mendeteksi konsentrasi debu di udara secara real-time dan secara otomatis mengatur
proses penyiraman berdasarkan data yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan menjelaskan
proses pembuatan alat mulai dari tahap desain, pembuatan, dan uji coba. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa alat berhasil dibuat dengan logika if else dengan input sensor dan
output relay velve solenoid. alat bekerja pada batas ambang 130𝜇𝑔/𝑚3. Air kran otomatis
akan keluar jika kadar debu melebihi batas ambang tersebut. Alat ini mampu secara
signifikan menurunkan tingkat polusi debu di udara. Alat memiliki akurasi ketelitian rata
rata sebesar 95,41%.
Kata kunci: Penyiram Otomatis, Arduino, Sensor Debu

[integrate_google_drive id=”13″]

Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button